Pendiri

Category: About Published: Sunday, 10 November 2013 Written by Super User

Allah Adalah Cinta Kasih

Sebagai seorang yang imannya sangat mendalam, Stefanus Modestus Glorieux mengerti benar isi kata-kata itu ( Allah adalah Cinta Kasih ).

 

  Oleh kasihNya yang Maha Besar Glorieux merasa dikuasai dan diresapi dari dorong-dorongan yang sedemikian kuat sehingga secara utuh menyerahkan diri dalam mengabdi Allahnya. Bukan hanya itu, Glorieux juga menularkan kasih itu kepada orang lain. Demi imannya yang tebal ia berkeyakinan bahwa dengan rahmat Tuhan ia akan dapat melaksanakannya.

 

 

  Baginya hal ini menjadi panggilan hidupnya: Cinta sesama dan mengangkat mereka dari lembah kesengsaraan baik rohani maupun jasmani. Diharapkan hal ini akan menimbulkan kesadaran pada mereka, bahwa Allah adalah Cintakasih.

Panggilan hidupnya itu dilaksanakannya dengan tidak mudah. Halangan, kesulitan manapun tantangan yang akan menghalang, bahkan kegagalan-kegagalan yang mungkin akan ditemuinya dihadapinya dengan sabar penuh kepercayaan kepada Tuhan.

 

  Para bruder dan suster yang didirikannya mewarisi semangatnya melalui pewartaan dan teladan hidupnya. Sungguh mereka dijiwai dengan semangat itu. Seperti Glorieux mereka mempersembahkan hidupnya untuk melayani sesama manusia.

Sangat disayangkan bahwa Glorieux tidak selamanya dekat dan bisa hidup bersama dengan bruder dan suster yang dibentuknya. Namun dari kejauhan mereka tetap megikuti kehidupan Glorieux sebagai pelayan Tuhan yang sering mereka sebut sebagai Bapa kaum miskin. Mereka selalu ingat akan amanat-amanatnya dan contoh kehidupan Bapa Glorieux, dan berita-berita mengenai keadaan bapanya itu diterima dengan senang hati.

 

  Mereka tidak dapat membantu, namun yakin bahwa glorieux dengan kemauannya yang membaja, pasti meneruskan tekadnya: menolong sesamanya yang dalam kemalangan.

Keyakinan ini membuat mereka sendiri menjadi kuat kalau menemui kesukaran-kesukaran, dan mereka juga akan selalu bersedia berkurban untuk sesamanya, demi cintakasih.

 

  Membaca riwayat hidup Bapak Pendiri sangatlah berguna bagi kita karena kita menjadi lebih mengenal dia. Kita akan semakin mengetahui, bahwa Glorieux adalah benar-benar seorang yang kokoh imanya, seorang yang tak pernah pisah dengan doa, dan berhati besar!

 

  Sebagaimana membaca Injil Suci, membuat Kristus semakin berarti bagi kehidupan kita, serta semakin mendorong kita untuk lebih dekat mengikuti jejaknya, demikian pula membaca rewayat hidup Bapak Pendiri akan membuat kita makin mengenalnya bahwa dialah pendiri kita, kita semakin disemangati olehnya, untuk meneruskan langkah langkahnya mencintai sesama.

 

Inilah cita-cita Glorieux: Membuat bruder-bruder dan suster-suster yang dibinanya menjadi penerus semangat dan karyanya.

Semoga Bunda Maria merestui kita.

 

Br.Wulfram BM 

Hits: 3246

Statistic

Articles View Hits
138438

Web Links